Sunday, January 23, 2011

Dari Hati

Dari lubuk hati yang paling dalam tersimpan sejuta rahsia yang hanya Tuhan mengetahuinya. Kesedihan, kesengsaraan, kepedihan, dan kekecewaan, segalanya permainan perasaan yang meruntun jiwa. Jika kita sedar, semakin dekat kita pada Sang Pencipta, semakin besar dugaan yang akan kita tempuhi. Terpulang pada kita untuk mengalah di tengah jalan atau terus kebal sampai ke penghujung yang menjanjikan kejayaan dan kebahagiaan. Segalanya terletak di tangan kita, kita yang memilih jalan, kita yang menentukan masa depan kita sendiri. Tidak perlu menilai kata-kata orang yang tidak menghargai dan tidak pernah berusaha memahami diri kita, sebaliknya, bertemanlah dengan mereka yang punya matlamat hidup dan menyokong kita untuk terus kuat kerana mereka akan membawa kita ke jalan menuju kejayaan.

Walau pahit yang kita terpaksa telan, kita harus tabah, kita kena kuat. Pengajaran terbaik dalm kehidupan ialah apabila jatuh, kita belajar dari kesilapan dan bangkit semula. Pedulikan pandangan yang hanya menilai kita, tapi tidak pernah membantu. Kita bukan terlalu mengharapkan bantuan orang lain, tapi kita akan jadi lemah sekiranya terlalu memikirkan orang lain yang tidak langsung memberikan kita semangat juang.

Bangkitlah dari kesengsaraan, carilah kejayaan kita sendiri. Orang lain tidak dapat membantu kita, melainkan diri kita sendiri. Sekalipun setelah berusaha kita jatuh lagi, itu bukan bermakna pengakhiran kehidupan, tetapi itu adalah permulaan untuk bangkit lagi. Hidup tidak selamanya di bawah, hanya masa akan menentukan segalanya. Namun, apabila kita sudah berada di atas, jangan terlalu mendongak ke langit, ingat rumput di bumi, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.

Umur bukan satu ukuran untuk menentukan kematangan seseorang, tapi ia dapat di ukur dari pengalaman yang di lalui sepanjang kehidupan. Suka duka, pahit manis kehidupan mematangkan kita. Percayalah, tiap sesuatu yang mendatang, pasti ada hikmahnya, mungkin hari ini kita kehilangan sesuatu, tapi kita akan dapat yang lebih baik dari apa yang kita hilang di masa hadapan.
Percaya pada diri sendiri, redha pada takdir dan lepaskan apa yang bukan hak milik kita, itu akan membuat kita lebih tenang mengharungi liku-liku kehidupan. Semoga kejayaan milik kita, Insyallah. (^_^)v
*Sebuah nukilah pendek 23Jan2011 11.22am

Diri kita, masa depan kita.

No comments:

Post a Comment